Search site


Contact

Tirta Sadewa
Banten

E-mail: greyhacker@reggaefan.com

IP
free counters

Poll

APAKAH ANDA SUKA DENGAN WEBSITE INI..?

Total votes: 185

Counter Powered by  RedCounter
www.Greyhacker.webnode.com www.alamnasroh666.tk
Grey Hacker
Krasak Underground | Underground Music | Compilation Music Underground.
Krasak Underground | Underground Music | Compilation Music Underground.

METALDOGMA

Blog

Cara Membuat Update Status Facebook

03/09/2010 05:35

Langkah membuat Update status via ....

Pertama-tama anda harus siapkan Laptop atau komputer

1. Kamu Login terlebih dahulu ke http://www.facebook.com/

2. Setelah Anda sudah masuk ke Facebook Kamu silakan buka http://www.facebook.com/developers/

3. Di sebelah Kanan Atas Ada Bacaan "Atur Aplikasi Baru"

4. Silakan Masukkan Nama yang kamu inginkan

5. Setelah selesai Membuat Nama Aplikasi kamu harus Copy-paste

6. Kunjungi ke http://apps.facebook.com/statusgen/

7. Create

8. Copy Paste Application ID, API Key, Secret, masukkan Nama Aplikasi Km, masukan lagi nama aplikasi kamu tanpa spasi..ke situs yang NO.6

9. Tekan Tombol ini..

10. Copy-Paste Alamat contoh: http://www.hancur.com/fb/rwshout-223/ ke Canvas URL di Situs Yg berada di No.2

11. Sunting Pengaturan Copy-paste ke facebook Intergration paste di "Url Kanvas", Deauthorize Callback (paste di tempat ini)

12. Silahkan Masukkan gambar dengan ukuran yg sesuai..

13. Save

14. Jng lupa Kanvas Type nya cek list "Fbml"

 

 contoh update status yg sudah jadi

http://apps.facebook.com/amnesianum/

http://apps.facebook.com/amnesianumband/

http://apps.facebook.com/antimalingsia/

http://apps.facebook.com/warloenband/

http://apps.facebook.com/akusayangkamu/

 

Menjadi Seorang Programmer Komputer, Bagaimana Caranya ?

05/02/2010 14:59

Editor Notes:
Tulisan ini diambil dari situs milik Graifhan Ramadhani yang beralamat di http://www.dhani.singcat.com/ .
URL asli dari tulisan ini ada di http://www.dhani.singcat.com/refleksi/2003_11_01_archive.php .
Di posting pertama kali pada tanggal 8 November 2003.

Bagaimana caranya menjadi seorang programmer komputer? Apa saja yang perlu dipelajari untuk bisa memprogram komputer? Ini juga termasuk pertanyaan yang tidak jarang diajukan oleh pengunjung situs ini. Tentu saja, yang mengajukan pertanyaan semacam ini adalah mereka yang bukan berlatar belakang informatika. Kemampuan pemrograman komputer saat ini memang bukan monopoli mahasiswa maupun sarjana informatika saja. Selain bisa dipelajari secara otodidak, beberapa jurusan non-informatika di perguruan tinggi juga memasukkan dasar-dasar pemrograman komputer dalam kurikulum mereka.

Mempelajari pemrograman komputer sebaiknya dimulai dari mempelajari bahasa pemrograman yang relatif sederhana terlebih dahulu. Bahasa Pascal/Turbo Pascal maupun C/C++ merupakan alternatif yang baik untuk memulai. Di kebanyakan perguruan tinggi, Pascal merupakan bahasa pemrograman pertama yang diajarkan kepada mahasiswa jurusan informatika. Ini karena Pascal merupakan bahasa pemrograman yang sangat terstruktur sehingga memungkinkan mahasiswa untuk belajar mengasah logika pemrograman. Sementara itu, di perguruan tinggi yang lebih maju, semacam ITB atau UI, para mahaiswa semester awal akan langsung dikenalkan dengan bahasa C dengan pertimbangan bahwa penggunaannya lebih luas ketimbang Pascal sehingga lebih aplikatif. Bagi yang belajar pemrograman secara otodidak, saya sarankan untuk mulai dari Pascal dahulu, dan berikutnya barulah mempelajari C.

Saya tidak akan menyarankan untuk mempelajari beberapa bahasa pemrograman sekaligus secara simultan. Hal ini hanya akan membuat bingung sehingga malahan akan memperlambat proses belajar. Saya cenderung menyarankan untuk mempelajari dan menguasai secara sungguh-sungguh pada satu bahasa pemrograman tertentu. Sekali kita menguasai sebuah bahasa pemrograman, tidak sulit untuk mempelajari bahasa pemrograman lain. Pada pokoknya, setiap bahasa pemrograman hanya memiliki perbedaan pada sintaks dan cara-cara pendeklarasian variabel, konstanta, maupun hal-hal khusus semacam array, pointer, atau linked list (perkecualian ada pada bahasa assembly atau bahasa dengan struktur 'nyeleneh' semacam Prolog). Itulah sebabnya bagi mereka yang sudah akrab dengan pemrograman komputer, tidak akan terlalu kesulitan untuk mempelajari bahasa pemrograman baru.

Mirip seperti kegiatan hacking, pemrograman komputer lebih banyak mengandung unsur seni ketimbang teknis. Mempelajari 'seni' pemrograman merupakan hal yang tidak kalah pentingnya selain mempelajari bahasa pemrograman itu sendiri. Subjek-subjek semacam teknik flowchart, struktur data, maupun logika dan algoritma pemrograman adalah hal yang perlu dipelajari untuk memahami 'seni' memprogram komputer. Juga jangan lupa untuk mempelajari teknik-teknik pemrograman semacam OOP (Object Oriented Programming, Pemrograman berorientasi objek). Semua itu akan sangat berguna dalam kegiatan pemrograman yang sesungguhnya, terutama untuk membuat aplikasi-aplikasi yang kompleks.

Beberapa bahasa pemrograman didesain untuk keperluan khusus. Bahasa assembly perlu dipelajari apabila kita ingin menjadi programmer sistem yang banyak melakukan akses pada hardware. Sebaliknya, beberapa bahasa pemrograman didesain untuk mengembangkan aplikasi yang spesifik. Bahasa Cobol misalnya, lebih banyak digunakan untuk aplikasi bisnis sementara Prolog biasanya dipakai untuk menciptakan software yang memiliki kemampuan expert system/sistem pakar (semacam teknik kecerdasan buatan). Tidak perlu kemaruk mempelajari semuanya. Cukup pelajari bahasa pemrograman yang sekiranya dibutuhkan saja.

Untuk ukuran saat ini, bahasa pemrograman visual dibawah lingkungan Windows seperti Visual Basic atau Delphi merupakan bahasa pemrograman 'favorit' para developer Untuk mereka yang berkecimpung dalam pemrograman database, penguasaan terhadap SQL dan variannya (MS SQL, MySQL maupun PosgreSQL) merupakan nilai tambah. Sementara itu, penguasaan bahasa C merupakan keharusan bagi para programmer yang berkutat dengan OS Linux maupun pengembang software yang sifatnya lintas platform.

Terakhir, komputer dan pemrogramannya adalah dunia yang terus berkembang secara dinamis. Jangan berpuas diri dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Bahasa dan teknik pemrograman baru terus bermunculan dari waktu ke waktu. Seorang programmer sejati tidak pernah berhenti belajar dan mengasah kemampuannya.

Terimakasih.

Mengenal tiga macam tampilan website

05/02/2010 14:50

Sebagai web desainer, tentunya Anda harus tahu dahulu teknik-teknik dasar dalam mendesain suatu website. Berbagai macam desain website yang tentunya menarik, cantik, apik dan lain sebagainya dibuat berdasarkan 3 (tiga) teori dibawah ini yaitu:

- Teknik disain es (ice design technic)
- Teknik disain air (water design technic)
- Teknik disain jelly (jelly design technic)

Teknik desain es
Dari namanya "es" berarti adalah suatu zat beku yang solid dan telah dibentuk sesuai dengan keinginan pembuatnya. Dalam dunia web, ini berarti desain tampilan homepage atau website Anda sifatnya adalah fixed sized. Artinya adalah ukuran elemen-elemen webnya telah ditetapkan oleh web desainernya. Contoh:

<table width="770">

Di atas adalah contoh suatu tag TABLE (untuk pembuatan tabel) yang sudah di-set fix lebarnya sebesar 770 pixel. Penggunaan satuan pixel menyebabkan tampilan tabel akan menjadi "mati" atau bersifat tidak proporsional, pada hal ini ada beberapa kekurangan yaitu:

- Jika sesuai pada contoh di atas lebar tabel adalah 770 pixel dan resolusi yang digunakan browser adalah 640x480, maka akan terjadi scrolling pada browser. Ini tentu saja akan mengganggu navigasi dan tampilan.
- Dengan lebar 770 pixel berarti tampilan akan terlihat rapi bila browser menggunakan minimal resolusi 800x600.
- Kadang harus disesuaikan dahulu dengan content yang ada dalam web agar terlihat lebih rapi.

Kelebihan teknik ini adalah:

- Cara ini mudah diterapkan, karena tidak perlu membandingkan antara desain dan tampilan, jadi tidak perlu bolak-balik mengetest hasilnya antara HTML editor dan browser.

Teknik desain air
Ibaratnya suatu zat cair akan berubah bentuk sesuai dengan wadahnya. Dalam web ini berarti desain website Anda akan bersifat fleksibel sekali. Contoh teknik ini adalah ditandai dengan penggunaan angka persentase pada sebagian elemen tag website Anda.

Contoh:

<table width="70%">

Contoh di atas adalah contoh tag TABLE (dalam pembuatan tabel) yang akan mengalokasikan lebar tabel sebesar 70% dari lebar browser yang digunakan saat itu.

Hal tersebut juga mengandung kelebihan dan kekurangan yaitu:

Kekurangan:

- Anda akan menemui kesulitan dalam proses bolak-balik mengetest hasilnya antara HTML editor dan browser. Hal ini disebabkan Anda harus mencoba range persentase dan tampilan browser dan resolusi layar.

Kelebihan:
- Hasil desain website akan terlihat bagus walau Anda menggunakan resolusi layar berapapun. Ini disebabkan kemudahan dan fleksibilitas teknik air. Tentu saja ini juga harus disesuaikan dengan jenis content dari website Anda.

Teknik desain jelly
Teknik ini adalah gabungan dari kedua teknik diatas, air dan es. Jelly adalah sebuah substansi yang tidak bisa dibilang cair atau dibilang padat. Jika Anda pernah menemui produk makanan jelly ini dipasaran Anda akan melihat bahwa jelly ini kelihatan unik sekali baik bentuk ataupun rasa.

Contoh:

<table width="770" height="100%">

Pada contoh di atas adalah suatu tag TABLE (untuk pembuatan suatu tabel) dimana tag TABLE ini memiliki beberapa elemen yaitu WIDTH (untuk mengatur lebar tabel) dan HEIGHT (untuk mengatur tinggi tabel). Pada contoh di atas diberi contoh pada saat pengaturan elemen WIDTH digunakan fixed size sebesar 770 pixel tetapi untuk elemen HEIGHT nya di set proporsional yaitu sebesar 100% dari tinggi browser saat itu.

Untuk teknik jelly Anda harus butuh tenaga ekstra karena kelebihan dikedua teknik di atas digabung menjadi satu dan kelemahannya juga digabung tetapi hasilnya akan luar biasa sekali bagusnya.

Demikianlah tulisan sederhana mengenai tiga macam jenis website berdasarkan dari sifat desain elemen-elemen webnya. Semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Terima kasih

membuat kalender dengan php

05/02/2010 14:33

Pada tutorial ini saya akan menunjukan cara membuat kalender dengan php . kita akan membuat kalender yang simplen namun keren- juga mudah di modif dengan hanya meakukan perubahan pada css.

Step 1.
awal dari seluruh percobaan untuk mengumpulkan informasi, mana yang penting untuk menampilkan bulan secara aktual dan menandai hari secara aktual. Di samping itu kita juga harus menampilkan bulan dan tahun secara aktual. dan untuk melakukan itu kita membutuhkan 3 informasi penting:

  1. The actual day
  2. The first day of the actual month
  3. The last day of the actual month

Dengan mengetahui informasi yang kita inginkan, maka kita bisa membedakan hari apa pada hari pertama, berapa hari yang terdapat di dalam satu bulan dan tentunya dengan perhitungan yang tepat.

Step 2.
Untuk mendapatkan informasi tentang "Step1" kita akan membuat fungsi PHP : getdate().Tanpa parameters, function ini bisa memberikan informasi waktu seperti array berikut:

Array

(

    [seconds] => 40

    [minutes] => 58

    [hours]   => 21

    [mday]    => 17

    [wday]    => 2

    [mon]     => 6

    [year]    => 2003

    [yday]    => 167

    [weekday] => Tuesday

    [month]   => June

    [0]       => 1055901520

)

Untuk mendapatkan hari terakhir dari suatu bulan dengan getdate, kita mencoba untuk mendapatkan nilai default. hari pada bulan selanjutnya. jadi kode untuk mendapatkan informasi adalah seperti berikut:

<?php
    $today    
getdate();
    
$firstDay getdate(mktime(0,0,0,$today['mon'],1,$today['year']));
    
$lastDay  getdate(mktime(0,0,0,$today['mon']+1,0,$today['year']));
?>

Step 3.
Untuk menampilkan calender, kita membutuhkan table dengan 7 kolom untuk hari dalam 1 minggu. penomoran dan penempatan kolom di sesuaikan dengan tanggal pada bulan tersebut, oh iya kita juga membutuhka header/ catatan kepala kalender untuk menampilkan informasi bulan dan tahun, dan sub header untuk nama hari. codenya adalah sebagai berikut:

<?php
    
// Create a table with the necessary header informations
    
echo '<table>';
    echo 
'  <tr><th colspan="7">'.$today['month']." - ".$today['year']."</th></tr>";
    echo 
'<tr class="days">';
    echo 
'  <td>Mo</td><td>Tu</td><td>We</td><td>Th</td>';
    echo 
'  <td>Fr</td><td>Sa</td><td>Su</td></tr>';
?>


Step 4.
Ok. sekarang kita sudah mempunya header table, sekarang mari kita coba untuk mengisi baris pertama. ini tidak terlalu mudah seperti hanya menuliskan 1 pada colom pertama, dan 2 pada kolom ke dua. ini hanya bekerja jika hari pertama pada bulan tersebut adalah senin/monday, tapi bagaimana jika bukan? Untuk memutuskan ini kita memerlukan wday item dari firsday array. dengan informasi ini kita bisa mengisi kolom dengan spasi jika di butuhkan. kodenya adalah seperti berikut

<?php
    
echo '<tr>';
    for(
$i=1;$i<$firstDay['wday'];$i++){
        echo 
'<td>&nbsp;</td>';
    }
    
$actday 0;
    for(
$i=$firstDay['wday'];$i<=7;$i++){
        
$actday++;
        echo 
"<td>$actday</td>";
    }
    echo 
'</tr>';
?>

Step 5.
Step berikut kita harus mengisi kolom kedalam baris, ini cukup mudah, kita hanya perlu tau berapa banyak minggu yang kita punya dan mengisinya ke dalam table, seperti berikut
<?php
    $fullWeeks 
floor(($lastDay['mday']-$actday)/7);
    
    for (
$i=0;$i<$fullWeeks;$i++){
        echo 
'<tr>';
        for (
$j=0;$j<7;$j++){
            
$actday++;
            echo 
"<td>$actday</td>";
        }
        echo 
'</tr>';
    }
?>


Step 6.
pada bagian ini kita harus menempatkan rest of the month pada baris terakhir. pada kasus ini cukup mudah. berikut adalah code php nya:

<?php
    
if ($actday $lastDay['mday']){
        echo 
'<tr>';
        
        for (
$i=0$i<7;$i++){
            
$actday++;
            if (
$actday <= $lastDay['mday']){
                echo 
"<td>$actday</td>";
            }
            else {
                echo 
'<td>&nbsp;</td>';
            }
        }
        
        echo 
'</tr>';
    }
?>


Step 7.
untuk membuat tampilan kalender kita menjadi indah untuk dilihat, kita membutuhkan css design. CSS cukup mudah dan simple, berikt adalah sample css untuk kalender yang bausan kita buat, setelah anda membuat code css ini silahkan simpan dengan nama style.css:

table {
    width:210px;
    border:0px solid #888;    
    border-collapse:collapse;
}

td {
    width:30px;
    border-collpase:collpase;
    border:1px solid #888;
    text-align:right;
    padding-right:5px;
}

.days{
    background-color: #F1F3F5;
}

th {
    border-collpase:collpase;
    border:1px solid #888;
    background-color: #E9ECEF;
}

.actday{
    background-color: #c22;
    font-weight:bold;
}

Step 8.
Code lengkap untuk menampilkan kalender yang barusan kita buat dengan menggunakan style css yang baru kita buat juga adalah seperti berikut:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html>
<head>

   <link href="style.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
</head>
<body>

<?php
function showCalendar(){
    
// Get key day informations. 
    // We need the first and last day of the month and the actual day
    
$today    getdate();
    
$firstDay getdate(mktime(0,0,0,$today['mon'],1,$today['year']));
    
$lastDay  getdate(mktime(0,0,0,$today['mon']+1,0,$today['year']));
    
    
    
// Create a table with the necessary header informations
    
echo '<table>';
    echo 
'  <tr><th colspan="7">'.$today['month']." - ".$today['year']."</th></tr>";
    echo 
'<tr class="days">';
    echo 
'  <td>Mo</td><td>Tu</td><td>We</td><td>Th</td>';
    echo 
'  <td>Fr</td><td>Sa</td><td>Su</td></tr>';
    
    
    
// Display the first calendar row with correct positioning
    
echo '<tr>';
    for(
$i=1;$i<$firstDay['wday'];$i++){
        echo 
'<td>&nbsp;</td>';
    }
    
$actday 0;
    for(
$i=$firstDay['wday'];$i<=7;$i++){
        
$actday++;
        if (
$actday == $today['mday']) {
            
$class ' class="actday"';
        } else {
            
$class '';
        }
        echo 
"<td$class>$actday</td>";
    }
    echo 
'</tr>';
    
    
//Get how many complete weeks are in the actual month
    
$fullWeeks floor(($lastDay['mday']-$actday)/7);
    
    for (
$i=0;$i<$fullWeeks;$i++){
        echo 
'<tr>';
        for (
$j=0;$j<7;$j++){
            
$actday++;
            if (
$actday == $today['mday']) {
                
$class ' class="actday"';
            } else {
                
$class '';
            }
            echo 
"<td$class>$actday</td>";
        }
        echo 
'</tr>';
    }
    
    
//Now display the rest of the month
    
if ($actday $lastDay['mday']){
        echo 
'<tr>';
        
        for (
$i=0$i<7;$i++){
            
$actday++;
            if (
$actday == $today['mday']) {
                
$class ' class="actday"';
            } else {
                
$class '';
            }
            
            if (
$actday <= $lastDay['mday']){
                echo 
"<td$class>$actday</td>";
            }
            else {
                echo 
'<td>&nbsp;</td>';
            }
        }
        
        
        echo 
'</tr>';
    }
    
    echo 
'</table>';
}

showCalendar();
?>

</body>
</html>

akhirnya selesai juiga, btw simple khan he he :-p
semoga bermanfaat ya, selamat mencoba

Tips Mendapatkan IP Address Komputer Anda dengan Borland Delphi

05/02/2010 14:27

Seorang rekan penulis beberapa waktu yang lalu bertanya lagi seputar permasalahan Delphi yang dihadapinya. Kali ini pertanyaannya adalah bagaimana caranya mengetahui IP address pada komputer yang sedang kita gunakan? OK, tidak terlalu sulit kok, mari langsung saja kita simak tulisan sederhana ini.

Kita bisa menggunakan fungsi-fungsi yang ada pada unit Winsock untuk menyelesaikan misi kita kali ini. Silakan Anda buat project baru pada Borland Delphi. Penulis menggunakan Borland Delphi 6.0 pada tips kali ini. Letakkan sebuah komponen button dan dua buah komponen edit box pada form tersebut. Adapun gambarnya bisa Anda lihat seperti berikut ini.

Komponen Edit1 akan kita gunakan untuk menampung IP address komputer kita dan Edit2 akan kita gunakan sebagai tempat untuk menampung nama komputer. Sekarang kita akan isi event OnClick pada button di atas dengan rutin-rutin untuk mengambil IP address dan computer name. Untuk itu mari kita lihat potongan code di bawah ini untuk event OnClick dari komponen button.

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var
  wVersionRequested : WORD;
  wsaData : TWSAData;
  phe : PHostEnt;
  stri : array[0..128] of char;
  pc : PChar;
begin
  //start winsock
  wVersionRequested := MAKEWORD(1, 1);
  WSAStartup(wVersionRequested, wsaData);

  //get computer name
  GetHostName(@stri, 128);
  phe := GetHostByName(@stri);

  //get ip address
  pc := iNet_ntoa(PInAddr(phe^.h_addr_list^)^);

  Edit1.Text := pc;
  Edit2.Text := phe^.h_Name;

  //clean up winsock
  WSACleanup;
end;

Jangan lupa untuk menambahkan Winsock pada bagian Uses dari project di atas. Sekarang kita lihat pada code di atas. Pertama kali yang dilakukan adalah men-start Winsock dengan fungsi WSAStartup. Kemudian setelah itu fungsi GetHostName dipanggil untuk mengambil host name standard dari komputer lokal. Fungsi GetHostByName dipanggil untuk mengambil informasi host dari database host. Setelah semua proses selesai kemudian kita panggil fungsi WSACleanup untuk membersihkan memory dari Winsock sekaligus berarti selesai menggunakan ws2_32.dll.

Silakan download source code lengkap dari project di atas

Demikianlah article singkat mengenai tips untuk mengetahui IP address dan computer name pada komputer Anda dengan menggunakan Borland Delphi.

Akses Web Service pada Windows Form dengan Visual

05/02/2010 14:25

Web services adalah class yang dikompilasi dan disimpan dalam sebuah web server. Dengan protokol tertentu, sebuah web services dapat diakses baik dalam sebuah jaringan lokal atau intranet, maupun dalam jaringan secara luas atau internet. Sebuah web services tidak hanya dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic .NET , tetapi juga bisa dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman lain yang mendukung penggunaan .NET Framework seperti Visual C#, Visual C++, Java dan yang lain.

Sebuah web service sendiri diwakilkan dalam sebuah URI (Universal Resource Identifier) yang umumnya adalah sebuah alamat web server tersendiri. Dengan mengakses sebuah URI, maka web services menjadi sebuah class yang dapat diakses dari berbagai arah dan dengan berbagai cara baik untuk aplikasi berbasis Windows ataupun aplikasi berbasis web.

Sebuah web service dalam Visual Basic .NET dibuat dengan menggunakan template ASP .NET Web Services Template. Dengan ekstensi file default asmx, sebuah web services secara umum membutuhkan sebuah web server yang mendukung penggunaan ASP .NET dengan versi yang kompatibel (1.0 hingga 2.0) yang telah terinstalasi dengan baik pada sistem operasi tertentu (Windows 2000 - profesional dan server -, Windows XP dan Windows 2003).

Di dalam Visual Basic .NET, sebuah web services lebih dikhususkan untuk aplikasi berbasis web. Tetapi dalam sebuah aplikasi berbasis Windows, penggunaan web services juga akan sangat menguntungkan, baik bagi programmer maupun pihak pengguna. Bagi programmer, penggunaan web services akan mempermudah dalam pendefinisian dan penggunaan class yang akan diakses dalam frekuensi yang akut. Selain itu, dengan adanya web services, programmer dapat dengan mudah melakukan revisi terhadap fungsi yang ada didalam web services tanpa harus melakukan upgrade terhadap program yang telah terinstalasi di komputer client.

Meski sebuah web services hanya ditempatkan dalam sebuah web server di jaringan lokal, tetapi dari sisi pengguna akan meringankan beban komputer client dalam menggunakan sumber daya di aplikasi yang sudah dibuat oleh programmer, karena web services akan dieksekusi di server yang bersangkutan.

Pembuatan Web Services
Web services yang dibuat adalah web services sederhana yang berisi sebuah fungsi yang akan menghitung selisih bulan tanggal sistem dengan tanggal kedua yang akan menjadi parameter inputan dari web services tersebut. Fungsi tersebut nantinya akan menjadi sebuah fungsi publik yang dapat diakses melalui obyek yang terbentuk dari inisialisasi class dari sebuah web services.

Pembuatan web services dimulai dengan membuat project baru di Visual Basic .NET melalui template ASP .NET Web Services Template, dengan asumsi pada kasus ini telah terdapat sebuah web server IIS 6.0 dengan sistem operasi Windows 2003 Enterprise Server.


Gambar 1. Langkah Awal Pembuatan Web Services

Kemudian kita buat web services yang berisikan fungsi untuk menghitung selisih bulan, dengan listing sebagai berikut:

Imports System.Web.Services

<System.Web.Services.WebService _
(Namespace:="http://localhost/HitungBulan/hitung")> _
Public Class Hitung
Inherits System.Web.Services.WebService

[" Web Services Designer Generated Code "]

<WebMethod()> _
Public Function Menghitung(ByVal xTanggal As Date) As Integer
Return DateDiff(DateInterval.Month, xTanggal, Now)
End Function

End Class

Dalam pembuatan web services tersebut , yang paling penting diperhatikan adalah pembuatan fungsi Menghitung yang akan menjadi fungsi yang akan diakses melalui sebuah aplikasi berbasis Windows. Fungsi tersebut harus bersifat public dan merupakan sebuah fungsi yang telah didefinisikan sebagai sebuah WebMethod sehingga dapat diakses melalui obyek yang akan terbentuk dalam aplikasi.

Untuk melakukan pengecekan terhadap sintaks ataupun logika web services tersebut, dapat dilakukan eksekusi web services melalui Visual Basic .NET, sehingga akan muncul browser baru seperti pada gambar berikut:

Gambar 2. Eksekusi Web Services

Setelah web services dieksekusi, maka browser akan menunjukkan semua fungsi publik yang terdapat dalam services tersebut ( dalam kasus in hanya terdapa satu fungsi ). Jika berupa fungsi dengan sebuah parameter lebih, maka dapat dilakukan testing terhadap fungsi tersebut. Tetapi jika tidak terdapat parameter atau sebuah pesan, testing tetap dapat dilakukan meski kadang tidak muncul hasil yang diharapkan.

Saat fungsi di dalam web services dicek, maka bisa dilakukan tes parameter yang ada, dalam hal ini adalah tanggal kedua yang akan dihitung selisih bulannya. Dengan asumsi tanggal sistem saat fungsi ini dijalankan adalah tanggal 26-08-2004, maka hasil yang didapat adalah sebuah dokumen XML dari fungsi tersebut seperti pada gambar berikut:


Gambar 4. Hasil Fungsi Web Services

Pembuatan Windows Form di Visual Basic .NET
Setelah pembuatan web services beserta verifikasi fungsi selesai dilakukan, maka dilakukan pembuatan Windows form yang akan dijadikan sarana pengaksesan web services tersebut. Pembuatan Windows form dilakukan dengan menggunakan template default dari Visual Basic .NET.

Di dalam Windows form tersebut ditempatkan sebuah komponen DateTimePicker , dua buah label dan dua buah button dengan layout form seperti pada gambar berikut:


Gambar 5. Layout Form Akses Web Services

Pada saat form diload pertama kali, label yang berisi nilai Tanggal hari ini akan berisi tanggal sistem yang sedang aktif, sedangkan untuk komponen DateTimePicker akan menjadi parameter bagi pengguna untuk melakukan perhitungan selisih bulan yang ada. Listing dari form_load adalah sebagai berikut:

Label2.Text &= Now.Today

Pada saat tombol Selisih Bulan ditekan oleh pengguna, maka diharapkan akan muncul pesan yang menyatakan selisih bulan antara tanggal sistem dengan tanggal yang menjadi parameter. Sebelum dilakukan pengetikan listing, maka Windows form tersebut harus terlebih dulu direferensikan kepada web services yang telah kita buat sebelumnya.

Cara melakukan referensi tersebut adalah dengan melakukan pemilihan pada menu Project dan memilih sub menu Add Web Reference. Kemudian selanjutnya diketikkan alamat dari web services yang sudah kita buat.


Gambar 6. Menu Add Web Reference


Gambar 7. Pemilihan Web Services

Saat sebuah web services berhasil direferensikan terhadap sebuah Windows form, maka berarti programmer telah siap untuk menggunakan semua fungsi publik dari class web services tersebut, dengan cara melakukan inisialisasi dari web service tersebut ke dalam listing program. Langkah-langkah akses web services tersebut adalah sebagai berikut:

1. Deklarasikan class baru yang mengacu pada web services yang sudah dibuat. Asumsi yang digunakan adalah web services disimpan pada web server di komputer yang sama, sehingga diarahkan ke localhost, sedangkan untuk kepentingan yang lebih luas, alamat web server dapat diarahkan langsung ke web server yang menampung web services secara langsung.

Dim wsHitung As New localhost.Hitung

2. Lakukan akses terhadap fungsi publik yang terdapat pada web services, lalu tampung hasilnya pada suatu variabel.

Dim xHasil As Integer
xHasil = wsHitung.Menghitung(DateTimePicker1.Value)

3. Tampilkan hasil dari fungsi tersebut sebagai pesan atau sebagai umpan balik terhadap perintah yang lain.

MessageBox.Show("Selisih bulan : " & xHasil.ToString, "Hasil")

4. Musnahkan class yang sudah terbentuk dari web services tersebut untuk menghemat sumber daya dan akses data.

wsHitung.Dispose()

Proses Testing
Proses testing dilakukan dengan eksekusi dari Windows form yang sudah dibuat. Saat eksekusi dijalankan dengan melakukan input parameter tanggal dengan selisih satu tahun pada komponen DateTimePicker, didapat hasil seperti pada gambar berikut:


Gambar 8. Hasil Eksekusi Windows Form


Gambar 9. Hasil Selisih Bulan

Demikianlah tulisan sederhana mengenai pembuatan web services pada Visual Basic .NET. Semoga bermanfaat bagi Anda semuanya.

Terimakasih.

Domain .COM, .NET, .ORG gratis

26/01/2010 13:09

Buat temen-temen blogger yang ingin menggunakan domain dot com tapi terbentur dana yang minim,, kaya saya ini, hehehe
saya punya info bagus ni, ada sebuah web yang menyediakan domain secara geratis tapi minim persyaratan, menurut saya sih, hehehe
soalnya syarat nya cuma,
mencari referal sebanyak 9 orang dan kita akan diberikan domain nya,
berikut rincian gambar nya,

1

Pendaftaran nya juga gak ribet kok, bagi yang berniat bisa mendaftar nya melalui referal saya, DISINI
Sesama sobat blogger harus saling membantu, Hehehehe

First blog

24/01/2010 12:34

Our new blog has been launched today. Stay focused on it and we will try to keep you informed. You can read new posts on this blog via the RSS feed.